Jumat, 19 April 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Kunjungan Mendagri dan Menko Polhukam"Disambut" Gempa Bumi

  • Kunjungan kerja Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan dan Mendagri Tjahjo Kumolo di Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (4/11/2015), "disambut" gempa bumi berkekuatan 6,2 skala Richter (SR).

    Kedatangan kedua menteri itu sebenarnya untuk meninjau kesiapan Kabupaten TTU yang akan menggelar pilkada serentak pada Desember mendatang.

    Guncangan gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Alor, NTT, itu dirasakan cukup kuat di Kefamenanu dan terjadi selama lebih kurang delapan detik.

    Saat Luhut memberikan arahan dalam tatap muka dengan ribuan PNS, TNI, dan Polri di Gedung Bale Biinmafo Kefamenanu, Rabu (4/11/2015), tiba-tiba gempa mengguncang.

    Akibatnya, sebagian PNS peserta acara itu lari berhamburan ke luar gedung. Sementara kedua menteri dan para pejabat Provinsi NTT serta Kabupaten TTU tetap duduk di tempat mereka.

    Meski terasa cukup kencang, gempa bumi itu tak berlangsung tidak terlalu lama. Setelah guncangan reda, kegiatan tatap muka itu dilanjutkan kembali.

    Untuk diketahui, gempa bumi berkekuatan 6,2 SR mengguncang Kabupaten Alor, NTT, Rabu (4/11/2015) pagi.

    Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Kupang Sumarwan mengatakan, gempa tersebut terjadi pada pukul 11.44 Wita.

    Pusat gempa berlokasi di 8,20 derajat lintang selatan dan 124,94 lintang bujur timur. Gempa berpusat di kedalaman 89 kilometer.

    Pusat gempa terletak di darat, sekitar 28 kilometer di timur laut Kabupaten Alor.

    Dihubungi terpisah, Bupati Alor Amon Djobo mengatakan, dua kecamatan yang paling parah diguncang gempa yakni Kecamatan Alor Timur dan Alor Selatan.

    “Gempa dirasakan merata di seluruh Alor, namun paling parah di Alor timur dan Alor selatan, karena rumah-rumah di sana banyak yang roboh. Untuk sementara, belum ada korban jiwa yang dilaporkan ke saya karena semua di sana masih panik,” kata Amon.

    Saat ini, lanjut Amon, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat sudah membangun sejumlah posko dan menyalurkan bantuan.


    sumber : kompas.com


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ungkap Indonesia Negara Peraturan

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Indonesia sebagai negara peraturan lantaran banyaknya jumlah peraturan yang ada di tanah air. "Terkait efektivitas dan efisiensi yang menjadi arahan Presiden, ternyata negara kita negara…
  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Mendagri: Stabilitas Nasional Tergantung Kerukunan Masyarakat

    <header 10;="" top:="" 0px;="" width:="" 360px;="" padding:="" margin:="" font-family:="" 'helvetica="" neue',="" arial,="" sans-serif;="" font-size:="" 16px;="" line-height:="" 17.6px;="" position:="" fixed="" !important;"=""><div class="fixed-top" 50px;="" background:="" rgb(210,="" 28,="" 30);"="">
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…