Kamis, 25 April 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Anggota Legislatif Diminta Segera Undur Diri Jika Ikut Pencalonan Pilkada

  • Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Indonesia yang tergabung dalam Koalisi Kawal Pilkada (K2P) mendesak kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi, dan DPR-RI termasuk anggota DPD agar segera mengundurkan diri dari jabatannya sebagai wakil rakyat jika ingin mencalonkan diri sebagai kepala daerah.

    Seperti diketahui, KPUD di seluruh Kabupaten/Kota telah membuka pendaftaran Calon Kepala Daerah mulai hari ini (26/7).

    “Tidak sekedar surat pengunduran diri, tetapi mereka sudah harus mendapat persetujuan pengunduran diri dari pejabat yang diberikan kewenangan oleh undang-undang ketika ditetapkan sebagai calon Kepala Daerah,” ujar Direktur Kopel Indonesia Syamsuddin Alimsyah kepada Beritasatu.com, Minggu (26/7).

    Syam menuturkan, jika anggota DPRD Kabupaten/Kota berniat maju menjadi calon kepala kaerah maka mereka harus meminta persetujuan pengunduran diri dari Gubernur.

    “Jika surat persetujuan dari Gubernur belum keluar, sementara mereka tetap ngotot mencalonkan diri sebagai calon Kepala Daerah, maka KPU wajib melakukan diskualifikasi terhadap calon tersebut,” ungkapnya.

    Sedangkan anggota DPRD Provinsi meminta persetujuan pengunduran diri dari Kemendagri, dan bagi anggota DPR-RI/DPD meminta persetujuan langsung dari Presiden.

    Lebih lanjut, Syam menjelaskan persetujuan pengunduran diri wakil rakyat yang memilih bertarung di Pilkada dari pejabat terkait harus jelas sebelum mereka mendaftarkan diri di KPUD. Mulai dari sejak kapan mereka terhitung mundur sampai terbitnya surat pernyataan diberhentikan. Karena ini terkait dengan seluruh hak-hak keuangan dan protokoler keuangan sebagai wakil rakyat.

    "Bagaimana kalau pengunduran diri kandidat tiba-tiba tidak disetujui partainya atau pemerintah? Kalau hanya surat permintaan pengunduran diri, maka dari segi hukum itu sangat lemah," tegas Syam. 


    Files Download :

Related Posts

  • UU Pilkada Bakal Direvisi Lagi

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, revisi Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) paling lambat terealisasi Agustus mendatang. Karena itu pemerintah bersama DPR hingga kini masih terus berupaya merampungkan hal-hal…
  • sample9

    Revisi UU Pilkada Harus Tuntas Agustus 2016

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta anak buahnya pada Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda) melibatkan pihak ketiga dalam penyusunan draf revisi Undang-Undang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota…
  • sample9

    Menteri dan Kepala Daerah Dilarang Cuti Kampanye Pilkada

    Seluruh pejabat pembina kepegawaian (PPK) baik pusat dan daerah diminta tidak melakukan kampanye saat pelaksanaan Pilkada serentak. Permintaan itu dituangkan dalam Surat Edaran MenPAN-RB No. 3236/M.PANRB/07/2015…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…
  • sample9

    Mendorong Afirmasi Perempuan di Pencalonan Pilkada

    Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini mendorong afirmasi perempuan di pencalonan pemilihan kepala daerah (Pilkada). Sebab, dalam UU Nomor 8 Tahun 2015 Pilkada tentang Pilkada tak…
  • sample9

    Pembiayaan Pilkada Menjadi Pertimbangan Pemerintah

    Pemerintah berkeinginan pelaksanaan pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota secara serentak tetap dilaksanakan pada 2015. Masalah penganggaran menjadi salah satu pertimbangan pemerintah sehingga menginginkan pemilihan kepala daerah (pilkada) tetap di…
  • sample9

    RUU PIlkada Akan Atur Larangan Politik Dinasti

    Anggota Komisi II DPR RI Malik Haramain mengatakan semua fraksi telah menyetujui larangan penerapan politik dinasti dalam Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah."Meski RUU-nya belum diputus, tapi semua fraksi hingga Minggu…