Senin, 10 Desember 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Mendagri Optimistis Pilkada Serentak Sesuai Jadwal

  • Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo optimistis pelaksanaan Pilkada serentak pada 9 Desember 2015 berjalan sesuai jadwal dan berlangsung lancar.

    "Pada prinsipnya pemerintah cukup optimistis pelaksanaan Pilkada serentak bisa komitmen sebagaimana kesepakatan awal," kata Tjahjo di Ruang Pansus C, Gedung Nusantara II DPR, Jakarta, Senin (6/7).

    Dia menjelaskan, ada komitmen bersama antara pemerintah dan DPR melalui Komisi II DPR untuk melakukan beberapa revisi UU terkait pelaksanaan Pilkada.

    Menurut dia, implikasi revisi itu adalah pemerintah dan DPR mengginginkan agar Pilkada serentak bisa berjalan lebih efisien dan efektif.

    "Sejak awal keinginan pemerintah bisa selesai pada pelantikan sampai akhir tahun, dan paling lambat Februari (2016)," ujarnya.

    Tjahjo mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan kepala daerah dan sekretaris daerah untuk melakukan koordinasi teknis. Menurut dia Kemendagri telah membuat Peraturan Menteri, agar mereka tidak tersangkut masalah hukum terkait hibah.

    "Kami telah menyampaikan DAK2 dan DP5, ada 19 kabupaten yang sedang dalam proses penandatanganan NPHD terkait Bawaslu dan Panwas," ujarnya.

    Dia juga mengatakan telah membuat surat ke Kementerian Keuangan dan Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti agar ada koordinasi ulang terkait anggaran pengamanan Pilkada.

    Pihak kepolisian juga sudah mendeteksi sejumlah titik rawan di 269 daerah yang akan melaksanakan Pilkada 2015 nanti, sehingga dari faktor kesiapan keamaan dengan adanya penjelasan deteksi dini hingga antisipasi yang akan dilakukan nantinya.

    "Kapolri juga sudah merinci potensi konflik yang kemungkinan akan muncul, dan soal bencana alam," katanya.

    Menurut dia, terkait bencana alam sulit diramalkan karena,sehingga ada sejumlah daerah yang perlu diantisipasi.

    Dia mengatakan antisipasi yang akan dilakukan jika terjadi disuatu daerah mengalami bencana alam, maka sangat mungkin dilakukan pengunduran tahapan pelaksanaan di daerah tersebut.

    "Seandainya ada potensi bencana alam (di daerah), tidak masalah jika dilakukan (pilkada) undur sehari," katanya.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ungkap Indonesia Negara Peraturan

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Indonesia sebagai negara peraturan lantaran banyaknya jumlah peraturan yang ada di tanah air. "Terkait efektivitas dan efisiensi yang menjadi arahan Presiden, ternyata negara kita negara…
  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Mendagri: Stabilitas Nasional Tergantung Kerukunan Masyarakat

    <header 10;="" top:="" 0px;="" width:="" 360px;="" padding:="" margin:="" font-family:="" 'helvetica="" neue',="" arial,="" sans-serif;="" font-size:="" 16px;="" line-height:="" 17.6px;="" position:="" fixed="" !important;"=""><div class="fixed-top" 50px;="" background:="" rgb(210,="" 28,="" 30);"="">
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…