Senin, 19 November 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Mendagri "Warning" Pemda yang Tak Cermat Alokasi Anggaran

  • Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengingatkan pemerintah daerah yang tak mengalokasikan anggarannya tahun ini dengan hati-hati. Ia mengancam akan mengevaluasi anggaran tahun berikutnya. 

    "Kalau tidak bisa mengalokasikan dengan hati-hati, jangan salahkan kami kalau anggaran tahun depan akan kami evaluasi kembali," kata Tjahjo, di Gedung DPRD Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (23/6/2015).

    Tjahjo mengatakan, gubernur harus lebih berhati-hati dalam melakukan pembelanjaan anggaran dan harus dilaksanakan. Jika tak dilaksanakan akan memengaruhi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

    "Kehati-hatian tersebut dibutuhkan agar rakyat tidak jadi korban," ujar dia. 

    Imbauan untuk lebih berhati-hati tersebut dilontarkan Tjahjo karena keterkejutannya atas penyerapan anggaran di DKI Jakarta hingga Juni 2015 tidak lebih dari 20 persen.

    "Kami cukup terkejut dengan persentase penyerapan anggaran DKI, ini harus dipacu lagi. Memang masalah Jakarta sangat kompleks, saya contohkan pejabat daerah lebih suka menyewa truk sampah dari pada membeli yang baru," ujarnya.

    Untuk mengatasi hal tersebut, Tjahjo mengusulkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan taat hukum juga harus menjadi perhatian sesuai arahan Presiden Jokowi yang ingin seluruh struktur pemerintahan terintegrasi.

    "Poros pemerintahan presiden sampai kelurahan terintegrasi dengan jajaran lain dalam rangka mempercepat pembangunan efektif dan efisien ini. Pemda harus melayani masyarakat dalam setiap keputusan," ujar Tjahjo.

    Yang terpenting, tambah Tjahjo, menjaga komunikasi antara gubernur dan wakil gubernur dengan DPRD DKI, termasuk dalam penyusunan Perda, Anggaran daerah (APBD) dalam hal yang menyangkut fungsi-fungsi pengawasan.

    "Hal ini harus secara intensif dilakukan demi sinergitas antara DPRD dan Pemrov DKI Jakarta," kata Tjahjo.


    sumber : kompas.com


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Mendagri Ungkap Indonesia Negara Peraturan

    Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut Indonesia sebagai negara peraturan lantaran banyaknya jumlah peraturan yang ada di tanah air. "Terkait efektivitas dan efisiensi yang menjadi arahan Presiden, ternyata negara kita negara…
  • sample9

    Mendagri Ingin Kembali Kedepankan Siskamling

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ingin kembali mengedepankan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) untuk masalah penanganan konflik. Hal tersebut diungkapkan usai menutup Rapat Kordinasi Koordinasi Nasional…
  • sample9

    Tak Hanya Gafatar, Mendagri Minta Semua Ormas Ditelaah Kembali

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengeluarkan radiogram ke seluruh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) daerah se-Indonesia. Radiogram terkait keberadaan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) serta organisasi lain. "Sudah bikin radiogram ke…
  • sample9

    Mendagri: Stabilitas Nasional Tergantung Kerukunan Masyarakat

    <header 10;="" top:="" 0px;="" width:="" 360px;="" padding:="" margin:="" font-family:="" 'helvetica="" neue',="" arial,="" sans-serif;="" font-size:="" 16px;="" line-height:="" 17.6px;="" position:="" fixed="" !important;"=""><div class="fixed-top" 50px;="" background:="" rgb(210,="" 28,="" 30);"="">
  • sample9

    Kemendagri Fasilitasi Kepesertaan BPJS

    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan program jaminan…
  • sample9

    Ini Pesan Mendagri Terkait Pilkada Serentak

    Kecamatan masih dianggap sebagai tempat yang paling berpeluang besar melakukan kecurangan dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak di 296 wilayah provinsi, kabupaten/ kota, pada 9 Desember mendatang.…