Rabu, 27 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Presiden Jokowi Harus Konsisten Terapkan e-Government

  • Kata-kata 'kerja, kerja, dan kerja' yang dilontarkan Presiden Joko Widodo mengisyaratkan pemerintahan yang ia pimpin akan bergerak cepat dan taktis. Pakar komunikasi dan kriptografi Pratama Persada menyatakan kecepatan itu dapat diwujudkan lewat sistem informasi yang baik.

    "Dengan menerapkan e-government maka kinerja pemerintahan dapat lebih maksimal. Betapa dimudahkannya pemerintahan Presiden Jokowi nantinya," ujar Pratama dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (1/11/2014).

    Diskusi tersebut bertajuk 'Menggagas Sistem Informasi dan Komunikasi di Era Pemerintahan Presiden Jokowi'. Hadir dalam diskusi tersebut pengamat persandian Brigjen TNI (Mar) Suhariyanto, perwakilan Kemenkominfo Rudi Lumanto, dan Wasekjen PD Ramadhan Pohan.

    "Sering kali e-government dipandang sebagai situs saja, padahal e-government adalah government (pemerintah) itu sendiri. Dengan ini maka pemerintahan akan lebih inklusif, terintegrasi, dan berfokus pada rakyat," imbuh Persada.

    Konsep dari e-government yang harus digagas adalah efisiensi biaya serta waktu dan kecepatan pelayanan yang tinggi. Dari e-government lahir pula pemerintahan yang merangkul semua pihak yakni pemerintah itu sendiri, bisnis, dan masyarakat.

    "Ada pula e-services (pelayanan elektronik) yang telah kami jabarkan menjadi kurang lebih 60 gugusan. Di antaranya adalah otomasi proses pemerintahan, pertukaran dokumen secara elektronik, pemantauan dan manajemen kesehatan umum, formulir pemerintah yang dapat diunduh, aplikasi STNK-SIM-Paspor-KTP secara online, dan lain sebagainya," papar Persada.

    Di samping beragam kemajuan yanf bisa dicapai, e-government juga memiliki risiko. Persada menyoroti risiko pertahanan yang harus diperhitungkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo.

    "Dengan sistem yang terintegrasi, maka sekali mendapat serangan akan langsung rusak semua. Oleh karena itu perlu sistem pertahanan yang kuat dalam sistem informasi," ujar Persada.


    sumber : detik.com


    Files Download :

Related Posts