Selasa, 26 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Pemantau Pemilu 2014 Didominasi Orang Muda

  • Selain terlibat sebagai relawan salah satu kubu dalam Pemilu 2014, orang muda ternyata juga aktif melibatkan diri sebagai pemantau pemilu. Penelitian Pusat Kajian Komunikasi Universitas Indonesia bulan ini memperlihatkan bahwa dari 136 responden, 45% pemantau berumur 17-25 tahun dan 38% berumur 26-35 tahun.

    Artinya, mayoritas relawan pemantau pemilu adalah orang muda.

    "Ini memperlihatkan bahwa anak muda kita tidak seperti yang dibayangkan yaitu tidak peduli politik," kata peneliti Puskakom UI Levriana Yustriani dalam seminar Teknologi dan Transparansi Partisipasi Orang Muda dalam Memonitor Kinerja Pemerintah di Universitas Indonesia, Depok, Rabu (29/10).

    Sebagian banyak dari mereka, 69%, merupakan pemantau pemula dengan pengalaman kurang dari satu tahun. Dan motivasi utama mereka adalah terlibat dalam usaha menciptakan pemilu yang bersih. Sebanyak 62% dari pemantau pemula punya motivasi tersebut.

    Motivasi utama pemantau pemula lainnya adalah sebagai langkah awal karier di organisasi pemantauan (52%), menambah pengalaman (49%), dan membangun jejaring sosial (46%).

    "Pemantauan ini memang penting dalam pemilu. Untuk daerah yang jauh dari pusat itu masalahnya benar-benar mengejutkan. Di Sulawesi Selatan saya pernah mendapati pelanggaran di mana ada 100 mahasiswa yang membantu partai politik untuk curang," cerita Evrin, panggilan Levriana.

    "Di sana itu masyarakat menjual surat undangan seharga Rp 250.000. Setelah dibeli parpol, para mahasiswa tadi bertugas untuk menyoblos surat suara. Dan kita tidak tahu juga kan kalau misal saja waktu diangkut dengan kapal surat suara itu dibuang ke laut? Waktu ditanya bisa saja asal jawab ada kecelakaan," tambahnya.

    Jumlah relawan pemantau memang mengalami tren penurunan, tapi kemudian muncul pemantau yang memanfaatkan teknologi. Salah satu yang tersohor adalah kawalpemilu.org buatan Ainun Najib.

    Alat yang dipakai beragam, mulai dari ponsel pintar, laptop, tablet, dan PC. Sayangnya tidak semua pemantau di lapangan mendokumentasikan lalu memublikasikan temuannya ke media sosial.

    Sebanyak 33% pemantau tidak melakukannya. Ada alasan di balik itu, seperti khawatir dijerat hukum, mengundang ancaman fisik, juga mendapat kecaman.

    "Tapi yang jelas hasil laporan bisa menjadi pendorong untuk perubahan. Misalnya pernah ada calon legislatif yang memasang alat peraga di pohon, diprotes banyak orang. Bawaslu belum melakukan apa-apa, tapi alat peraga itu sudah dicopot sendiri oleh tim caleg itu," pungkas Evrin.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Jokowi: Jangan Sampai Pemilu Hilangkan Kerukunan Bangsa

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat Indonesia jangan sampai terpecah belah karena persoalan pilkada dan pemilu. Presiden meminta para politikus memberikan contoh pendidikan politik yang baik…
  • sample9

    Pemilu, Antara Kemajuan dan Tantangan

    Pesta Demokrasi boleh dikatakan sudah rampung. Perolehan suara masing-masing partai sudah banyak dipublish oleh banyak lembaga survei. Masing-masing mengaku bahwa akurasi quick count (hitung cepat) masing-masing lembaga survei…
  • sample9

    Pemilu paling rumit di dunia dan akhirat

    Bagi wartawan asing dan pengamat pemilu internasional, pemilu legislatif Indonesia merupakan pemilu paling kompleks di dunia. Beberapa media internasional pernah mengulas soal ini panjang lebar setelah mengikuti Pemilu 2004.Padahal pemilu…
  • sample9

    Kecurangan Pemilu Diprediksi Kecil

    Potensi kecurangan pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 mendatang dinilai relatif kecil mengingat para penyelenggara pemilu di KPU saat ini lebih berpengalaman. Mayoritas komisioner KPU saat ini adalah mereka yang pernah…
  • sample9

    MPR Minta Persidangan Sengketa Pemilu MK Transparan

    Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan agar proses penyelesaian perselisihan hasil Pemilu 2014 di Mahkamah Konstitusi berlangsung transparan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga hukum tersebut. "Adanya distrust…
  • sample9

    Politik Pemilu

    PEMILU legislatif merupakan kesempatan bagi warga negara untuk memilih orang-orang baik yang akan memperjuangkan kesejahteraan dan kepentingan rakyat. Persoalannya, baik menurut rakyat belum tentu baik menurut calon anggota legislatif, belum…
  • sample9

    Pemilu Tidak Hambat Roda Pemerintahan

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 tidak akan menghambat roda pemerintahan di negara ini. Sebaliknya, pesta demokrasi lima tahunan itu menjadi pemicu bagi seluruh jajaran…
  • sample9

    Presiden SBY: Pemilu Tidak Perlu Gaduh

    Makassar - Ajang Pemilihan umum (Pemilu) sudah di depan mata. Dimulai dari pemilihan legislatif (Pileg), 9 April. Kemudian dilanjutkan pemilihan…
  • sample9

    Pemilu Serentak Lebih Efisien

     Pelaksanaan pemilihan umum anggota legislatif serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI secara serentak…
  • sample9

    Masyarakat Harus Disuguhi Edukasi Pemilu

    Sekretaris Jenderal Pro Demokrasi (Prodem), Andrianto, menilai respons masyarakat terhadap tahapan pemilu sejatinya merupakan cermin sikap apatis publik terhadap pesta demokrasi.     "Sistem pemilu sangat boros dan high cost.…
  • sample9

    Pemilu 2014, Target Teroris

    Terorisme di Indonesia bak amoeba yang dengan cepatnya membelah diri sehingga terus berkembang dan bertambah banyak. Itu sebabnya, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap ancaman…
  • sample9

    Inilah 14 Kerawanan Pemilu 2014

    Lembaga Indonesian Parliamentary Center menyebutkan 14 kerawanan yang harus diwaspadai dalam penyelenggaraan Pemilu Legislatif 2014. "Ada 14 potensi kerawanan yang dapat mengganggu kualitas penyelenggaran Pemilu Legislatif 2014," kata Sulastio…
  • sample9

    JPPR Harapkan Partisipasi Masyarakat Pantau Pemilu 2014

    Deputi Internal Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR), Masyukurudin Hafidz mengatakan media sosial selama ini cukup efektif dalam penyebaran informasi dan pemantauan pemilu. Diharapkan melalui media sosial juga bisa memberi…
  • sample9

    Pengamat: Caleg Muda Meriahkan Pemilu 2014

    Pengamat bidang sosial politik, Ihsanudin Husin berpendapat, kehadiran calon anggota legislatif dari kalangan muda, sangat bagus untuk memeriahkan Pemilu 2014."Apalagi kalau calon anggota legislatif (caleg) muda tersebut memiliki kualitas dan…
  • sample9

    DKPP Dorong Penyelenggara Pemilu Taat Azas

    Kepala Sub Direktorat Fasilitasi Pemilu, Direktorat Jenderal (Ditjen) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kemendagri, Cecep Agus Supriyatna, mengatakan, setidaknya ada tujuh indikator sebuah pemilu bisa dikatakan sukses.
  • sample9

    Sengketa Pemilu Harus Ditangani Lembaga Tersendiri

    Wakil Ketua DPD RI Laode Ida mendukung Mahkamah Konstitusi (MK) untuk tidak lagi menangani sengketa pemilu kepala daerah. Tertangkap tangannya Ketua MK Akil Mochtar justru mempertegas di dalam MK…