Senin, 22 Oktober 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

SBY Sadar UU Pilkada Tuai Penolakan Masyarakat Luas

  • Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyadari bahwa Undang-Undang (UU) Pilkada menuai kontra dan penolakan dari masyarakat luas. Tak bisa menafikannya, presiden kemudian mencari tahu yang dapat dilakukannya untuk tidak memuluskan perubahan pilkada langsung menjadi melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

    Karena itulah, Presiden SBY menghubungi Mahkamah Konstitusi (MK). "Ada sikap penolakan yang cukup signifikan terhadap pilkada oleh (lewat) DPRD, maka saya ingin, mendapatkan, katakanlah pandangan dari MK," kata SBY di kompleks Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Selasa (30/9).

    Sebelumnya wujud penolakan terhadap UU Pilkada dan kekecewaan masyarakat terhadap Presiden SBY yang dinilai lepas tangan tergambarkan melalui aktivitas di jejaring Twitter.

    Menyikapi hal tersebut, SBY mengakui dirinya telah menyiapkan rencana lain atau opsi alternatif. Meski demikian, SBY belum bersedia menjelaskan rincian dari opsi alternatif tersebut. "Saudara (para wartawan) juga mengikuti kunjungan saya ke PBB kemarin. Kami terus bekerja," tegas SBY.


    Files Download :

Related Posts

  • UU Pilkada Bakal Direvisi Lagi

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, revisi Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) paling lambat terealisasi Agustus mendatang. Karena itu pemerintah bersama DPR hingga kini masih terus berupaya merampungkan hal-hal…
  • sample9

    Revisi UU Pilkada Harus Tuntas Agustus 2016

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta anak buahnya pada Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda) melibatkan pihak ketiga dalam penyusunan draf revisi Undang-Undang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota…
  • sample9

    RUU PIlkada Akan Atur Larangan Politik Dinasti

    Anggota Komisi II DPR RI Malik Haramain mengatakan semua fraksi telah menyetujui larangan penerapan politik dinasti dalam Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah."Meski RUU-nya belum diputus, tapi semua fraksi hingga Minggu…