Rabu, 20 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Akhiri Jabatan Presiden, SBY Akan Urus Bumi

  • Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, setelah mengakhiri jabatannya sebagai Kepala Negara/Kepala Pemerintahan Republik Indonesia, pada 20 Oktober mendatang, akan mengemban tugas baru, yaitu mengurus keberlanjutan pertumbuhan ekonomi hijau dan lingkungan bumi.

    “Saya akan menjalankan tugas baru mengurus bumi. Ya, mengurus bumi. Saya bersyukur mendapat tugas itu,” katanya sesaat sebelum menerima kunjungan Direktur Jenderal Global Green Growth Institute (GGGI) Yvo de Boer di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/9).

    Pertemuan SBY dan De Boer membahas tentang rencana pengangkatan SBY sebagai Presiden GGGI, periode 2015-2017. Meski menyandang predikat Presiden GGGI, SBY akan menetap di Indonesia.

    Pengumuman resmi mengenai pengangkatan SBY sebagai Presiden GGGI akan dilakukan pada 23 September, di Markas PBB di New York. Penetapan resminya dilakukan di Seoul, Korea Selatan, pada 18 November.

    GGGI pertama kali diluncurkan oleh Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak, pada 2010 sebagai institusi think tank yang menjalankan program pertumbuhan hijau sebagai sebuah model pertumbuhan baru, dan mendukung strategi pertumbuhan ekonomi hijau di negara-negara berkembang.

    Organisasi yang bermarkas di Seoul, Korea Selatan itu, kini dipimpin Lars Lokke Rasmussen.

    Pada KTT Rio+20 di Brasil, institusi itu berubah menjadi sebuah lembaga internasional. Pada Desember 2013, Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memberikan Status Peninjau (Observer Status), pada Conference of Parties (COP) di Warsawa, Polandia.

    Direktur Jenderal GGGI Yvo de Boer mengatakan, SBY adalah figur yang paling tepat untuk memimpin organisasi yang berjuang mengentaskan rakyat dari kemiskinan, tanpa merusak lingkungan serta mampu menghadirkan nilai-nilai sosial.

    “Saya berpikir, tidak seorang pun yang dapat melampaui kemampuan Presiden SBY dari Indonesia untuk memimpin institusi ini. Saya merasa sangat terhormat karena Presiden SBY bersedia menerima tawaran ini,” kata Yvo.

    Posisi Indonesia dalam keanggotaan GGGI adalah sebagai founding member, yang kini masih dalam proses ratifikasi, di mana Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bertindak selaku vocal point.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    SBY Siap Sambut Presiden Terpilih

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) siap menyambut presiden baru, yang terpilih pada pemilihan presiden (Pilpres), 9 Juli mendatang. Siapapun yang menang, baik Joko Widodo (Jokowi) maupun Prabowo Subianto, SBY akan…
  • sample9

    Presiden SBY: Pemilu Tidak Perlu Gaduh

    Makassar - Ajang Pemilihan umum (Pemilu) sudah di depan mata. Dimulai dari pemilihan legislatif (Pileg), 9 April. Kemudian dilanjutkan pemilihan…
  • sample9

    Presiden SBY Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Selasa (1/10/2013) pagi. Upacara dihadiri Ibu Negara Ny Ani Yudhoyono, Wakil Presiden…