Selasa, 19 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Presiden Ajak Elemen Bangsa Akhiri Permusuhan

  • Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak seluruh elemen bangsa mengakhiri permusuhan akibat perbedaan pilihan politik, baik pada Pemilu Legislatif maupun Pilpres 2014.

    Saat berpidato Kepala Negara pada peringatan Nuzulul Quran Tahun 1435 Hijriah Tingkat Nasional di Istana Negara, Jakarta, Rabu (16/7), Kepala Negara mengungkapkan, saatnya merajut kembali tali persaudaraan di antara sesama bangsa setelah sempat terputus akibat berbagai perbedaan.

    "Kita harus menghentikan permusuhan di antara kita, serta sekaligus menjauhkan diri dari fitnah dan sikap berburuk sangka kepada sesama anak bangsa," kata Kepala Negara.

    Perayaan bertema "Spirit Al-Qur'an Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara" juga diisi hikmah Nuzulul Quran yang disampaikan Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Dr Ahmad Thib Raya.

    Sementara itu, Presiden yang datang bersama Ibu Negara Ani Yudhoyono, didampingi Wapres Boediono dan Ibu Herawati Boediono serta sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II.

    Dia mengatakan, dalam suasana kehidupan politik pasca Pilpres 2014, setiap elemen bangsa wajib memperkokoh ikatan kebersamaan untuk mewujudkan kehidupan yang harmonis, di antara kelompok yang berbeda pilihan politik.

    Dikatakan, sebagai umat Muslim, Al Quran mengajarkan kepada umat manusia untuk menjauhi sifat berburuk sangka dan menggunjingkan hal-hal yang dapat merusak persatuan dan persaudaraan.

    "Al Quran juga mengajarkan kepada kita untuk tabayyun atau melakukan klarifikasi terhadap berbagai informasi sehingga menjadi jelas duduk perkaranya. Jangan sampai persatuan dan persaudaraan kita menjadi terganggu oleh berita-berita dan opini yang tidak benar dan menyesatkan,"kata Presiden.


    Files Download :

Related Posts

  • No Related posts.