Selasa, 19 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Rakyat Rindu Sosok Presiden Tegas

  • Pengamat politik dari Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar, Dr Nyoman Subanda, menilai kini rakyat Indonesia merindukan sosok presiden yang tegas.

    "Tidak selalu dari kalangan militer, dari kalangan sipil pun bisa muncul ketegasan asalkan berani dan cepat dalam mengambil keputusan," kata Subanda di Denpasar, Kamis.

    Jika dilihat dari calon Presiden pada Pemilu 2014, antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Undiknas Denpasar menilai keduanya memiliki ketegasan walaupun latar belakang berbeda.

    "Prabowo sudah pasti memiliki simbol ketegasan karena dari militer, Joko Widodo selama menjabat menjadi Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta cepat dalam mengambil keputusan untuk rakyat," ujarnya.

    Terkait dengan siapa yang nantinya akan lebih diminati oleh rakyat, dia berpandangan sosok wakil presiden yang diajak berdampingan akan mempengaruhi hal itu.

    "Sampai saat ini belum ada calon presiden dan wakilnya yang mendaftarkan diri secara resmi ke KPU, namun baru muncul duet Prabowo dan Hatta sebagai pasangan capres dan cawapres," kata Subanda.

    Pasangan Prabowo dan Hatta dinilai cukup ideal karena saling melengkapi antara simbol militer dan birokrat. Namun, partai yang mengusung mereka sementara masih dari partai kecil yakni Gerindra dan PAN.

    "Politik sangat cepat berubah, dari Partai Golkar, Demokrat, dan beberapa partai lainnya belum menentukan sikap," ujarnya.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Capres Harus Punya Visi Perubahan Pendidikan

    Budayawan, Benny Susetyo, mengatakan calon presiden (capres) yang akan maju pada bursa Pemilihan Umum Presiden, 9 Juli 2014, harus mempunyai visi perubahan pada bidang pendidikan.Menurut Benny, selama ini pendidikan di…
  • sample9

    Banyak Pasangan Capres, Giring Rakyat Gunakan Rasionalitas

    Pakar Hukum Tata Negara, Andi Irmanputra Sidin mengatakan, putusan Mahkamah Konstitusi No 108/PUU XI/2013 yang menolak permohonan Yusril Ihza Mahendra miliki alasan rasional karena sebelumnya perkara sejenis sudah beberapa kali…