Jumat, 22 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Presiden yang Mampu Bekerjasama dengan Rakyatnya

  • Apa jadinya ketika tidak ada seorang nahkoda di suatu kapal yang tengah dalam perjalanan dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain. Atau apa jadinya ketika tidak ada seorang pilot yang berada di dalam pesawat yang tengah membawa penumpang dari suatu tempat ke tempat lain. Sulit dibayangkan apa yang akan terjadi pada kedua transportasi tersebut tanpa seorang pemimpin di dalamnya yang membawahi semua asistennya dan bertanggung jawab penuh terhadap penumpangnya hingga mereka selamat sampai tujuan dan mencapai tempat yang mereka inginkan. Kedua analogi itu sama ketika kita bertanya apa jadinya suatu negara tanpa adanya seorang pemimpin yang membawahi rakyatnya, apa jadinya Indonesia tanpa presiden didalamnya yang bertanggung jawab penuh terhadap semua warga Negara Indonesia.
    Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mengenal karakter dan ciri anggotanya, sehingga keinginan mereka dapat terealisasi. Untuk dapat menjadi pemimpin yang baik, presiden harus mengenal rakyatnya, bukan berarti harus menyalami mereka satu per satu, akan tetapi mengenal melalui kehidupan keseharian mereka. Contohnya, dengan turun ke lapangan setiap waktu tertentu, dan tidak hanya pada saat kampanye pemilihan presiden saja atau pada saat suatu tempat telah dilanda bencana. Apabila hal itu dilakukan terus menerus, alhasil presiden dapat lebih mengenal kehidupan rakyatnya dari golongan atas yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya 3 kali bahkan lebih setiap hari maupun golongan bawah yang hanya makan sekali tiap hari bahkan hanya sesuap nasi saja pun sulit tiap hari. Upaya tersebut akan menumbuhkan ide dari atau program dari presiden itu sendiri untuk segera memberikan keadilan bagi mereka-mereka yang masih dijajah oleh ketidakadilan. Pengentasan kemiskinan adalah masalah utama yang harus diselesaikan oleh pemimpin negara yang sebelumnya telah digembar-gemborkan dan telah tercantum dalam UUD 45. Sebenarnya pengentasan kemiskinan dapat diselesaikan apabila dilakukan program yang mampu membantu mereka yang kesusahan. Bayangkan saja neraca yang berat sebelah, bagaimana hal itu agar dapat seimbang. Hanya ada satu cara yang paling cepat yaitu dibutuhkan tangan penggerak untuk menekan neraca tersebut agar seimbang atau mengangkat neraca terbawah agar menjadi seimbang. Keduanya memang dapat dilakukan secara terpisah, akan tetapi lebih baik dilakukan secara bersamaan yaitu membuat rakyat yang berada pada neraca atas untuk sadar akan rakyat yang berada di neraca bawah dan mengangkat rakyat di neraca bawah dengan program-program yang membantu mereka. Program yang dapat menggambarkan peristiwa diatas adalah dengan penetapan pajak penghasilan yang lebih tinggi dari sebelumnya mencapai 40-50% dari penghasilannya bagi rakyat berpenghasilan tinggi dengan berbagai tingkatan, misalnya bagi PNS membayar pajak sebesar 40%. Dengan itu, pendapatan negara dari sektor pajak akan bertambah sehingga program pengentasan kemiskinan dapat segera terealisasikan. Program rakyat kecil misalnya bagi para pengusaha kecil, pengusaha sedang, petani, nelayan, dan sebagainya. Contoh kecil bagi pengusaha kecil adalah dengan pembuatan komplek usaha kecil di tengah kota atau daerah yang mampu menampung puluhan pengusaha.

    Ketidakadilan juga menghinggapi para anak-anak yang tidak mampu menerima pendidikan di masa sekolahnya hanya karena orang tua tidak mampu menyekolahkan mereka. Misalnya saja dibuat program beasiswa olahraga bagi anak-anak yang tidak mampu bersekolah dan berasal dari keluarga yang tidak mampu sama sekali dapat dibantu dengan beasiswa tersebut. Selain mendapat bimbingan pendidikan formal, mereka juga mendapat bimbingan olahraga yang nantinya mereka dipersiapkan menjadi atlet profesional yang juga dapat mengharumkan nama bangsa. Program tersebut baik bagi masa depannya juga baik bagi Negara Indonesia. Selain itu diberikan beasiswa berjenjang bagi anak berprestasi dari keluarga kurang mampu dengan acuan prestasi.
    Dengan membuat program-program yang berpihak pada rakyat, permasalahan bangsa sedikit demi sedikit akan dapat teratasi, khususnya masalah pengentasan kemiskinan. Gagasan saya bagi presiden terpilih nanti Pada PILPRES 09 Juli 2014 ialah dapat bekerja lebih baik demi bangsa dan negara dengan cara membuat program yang berpihak pada rakyat atau lebih mengutamakan kepentingan rakyat dengan menjalankan peran seorang presiden sebaik-baiknya. Yang terpenting ialah presiden dapat bekerja sama dengan jajaran di pemerintahan pusat atau dengan pemerintah daerah.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    SBY Siap Sambut Presiden Terpilih

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) siap menyambut presiden baru, yang terpilih pada pemilihan presiden (Pilpres), 9 Juli mendatang. Siapapun yang menang, baik Joko Widodo (Jokowi) maupun Prabowo Subianto, SBY akan…
  • sample9

    13 Instruksi Presiden Soal Pelaksanaan Pilpres 2014

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuka Rakornas Pemantapan Pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014 di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Jawa Barat.     "Pada kesempatan ini…
  • sample9

    Presiden Yang PRO dengan Rakyat

    Ketika kita melihat televisi, baliho, dan iklan dipinggir jalan, banyak yang berlomba menampakkan dirinya untuk mencalonkan sebagai seorang pemimpin Negara. Di Indonesia sendiri lebih mengenalnya dengan kata Presiden. Ya.. kata…
  • sample9

    Presiden yang Mampu Bekerjasama dengan Rakyatnya

    Apa jadinya ketika tidak ada seorang nahkoda di suatu kapal yang tengah dalam perjalanan dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain. Atau apa jadinya ketika tidak ada seorang pilot yang berada…
  • sample9

    Siap-siap Sambut Presiden Anyar

    SUSILO Bambang Yudhoyono tinggal sebentar lagi menjabat presiden. Jika tak ada aral melintang, rakyat Indonesia akan mempunyai…
  • sample9

    Presiden SBY: Pemilu Tidak Perlu Gaduh

    Makassar - Ajang Pemilihan umum (Pemilu) sudah di depan mata. Dimulai dari pemilihan legislatif (Pileg), 9 April. Kemudian dilanjutkan pemilihan…
  • sample9

    Presiden SBY Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Selasa (1/10/2013) pagi. Upacara dihadiri Ibu Negara Ny Ani Yudhoyono, Wakil Presiden…