Kamis, 21 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Awasi dan Kawal Rekapitulasi Suara Pemilu 2014

  • Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 sudah berlangsung beberapa waktu yang lalu dan semuanya berjalan lancar. Tak ada gangguan berarti terhadap proses pemungutan suara di tempat-tempat pemungutan suara (TPS). Namun, persoalan tidak berhenti sampai di situ saja. Masyarakat harus terus mengawal penyelenggaraan pemilu hingga proses penghitungan suara selesai.
    Sejujurnya, potensi kecurangan pemilu masih sangat mungkin terjadi di tingkat kecamatan sampai kabupaten. Kecurangan pemilu di tingkat kabupaten sampai kecamatan itu sangat mungkin terjadi dalam proses penghitungan suara. Ini yang banyak disuarakan pada penyelenggaraan Pemilu 2004 dan Pemilu 2009. Konon ada tangan-tangan tersembunyi yang memainkan perhitungan suara untuk memenangkan calon tertentu.
    Hal seperti itu tak boleh terjadi pada Pemilu 2014 ini. Penyelenggaraan Pemilu 2014 harus lebih baik dari pemilu-pemilu sebelumnya. Dengan sumber daya manusia penyelenggara pemilu (KPU) yang teruji serta teknologi penghitungan suara yang luar biasa canggih kita harapkan kemungkinan manipulasi sudah dapat dikurangi. Namun, namanya manusia, perilaku kotor masih sangat mungkin muncul.
    Karena itu, kita harus waspadai para calo yang berkeliaran saat rekapitulasi di tingkat kecamatan dan kabupaten. Jangan biarkan ada celah sedikit pun bagi orang-orang seperti itu memainkan jujur-jurus mereka. Jika terbukti ada pemain seperti itu, KPU dan aparat keamanan jangan segan-segan untuk menangkap dan memproses hukum mereka.
    Integritas dan kualitas pemilu legislatif adalah harga mati. Ini yang harus dijaga oleh seluruh pemangku kepentingan pemilu: KPU, KPUD, Panwaslu, Bawaslu, aparat kepolisian, dan masyarakat seluruhnya. Dengan begitu cita-cita dan harapan bangsa Indonesia menuju pemilu yang luber, jurdil dan bersih menjadikan demokrasi di negeri pluralis ini menjadi semakin matang dan dewasa.


    Files Download :

Related Posts