Jumat, 22 Februari 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Mengawal Hasil Pemilu Legislatif 2014 untuk Parlemen Yang Lebih Baik

  • Pesta demokrasi untuk memilih wakil wakil rakyat di parlemen baru saja digelar. Keterlibatan masyarakat dimulai sejak memastikan dirinya terdaftar sebagai pemilih, meneliti dan mempelajari para calon, mengikuti dan mengawasi pelaksanaan kampanye, melaporkan pelanggaran penyelenggara , , memberikan suara pada hari pemungutan suara serta berpartisipasi mengawasi suara yang telah diberikannya murni berdasarkan hasil suara di TPS telah usai dilaksanakan, sekarang saatnya menunggu hasil penghitungan dan pengumuman resmi KPU untuk menyambut perwakilan kita dengan harapan demi Indonesia yang jauh lebih baik lagi.
    Data dari berbagai lembaga survei terkait perhitungan cepat (quick qount) telah dapat dilihat oleh masyarakat. Tapi perhitungan ini belum benar-benar sah dan resmi karena harus menunggu penghitungan dan pengumuman resmi dari KPU yang akan dimulai pada 7-9 Mei 2014. Perhitungan suara yang dilakukan dengan cepat sehingga rakyat bisa langsung melihat hasil sementara berdasarkan hasil hitung cepat yang dapat dipertanggungjawabkan, sekali lagi masih dalam posisi hasil sementara, karena tetap pengumuman KPU lah yang akan menjadi pegangan resmi hasil Pileg ini. Apapun dari hasil pemilu tersebut masyarakat perlu kedewasaan untuk menyikapinya, dengan semangat sportivitas dan semangat untuk tetap ikut memilih pada Pilpres.
    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengatakan bahwa semangat Pemilu itu dapat terwujud apabila seluruh komponen bangsa yang saling bahu-membahu mendukung pelaksanaan Pemilu sesuai aturan perundang-undangan dan penghormatan hak-hak politik setiap warga negara. Gamawan menambahkan bahwa upaya untuk memperbaiki kualitas pelaksanaan Pemilu merupakan bagian dari proses penguatan demokrasi serta untuk mewujudkan tata pemerintahan yang efektif dan efisien. Suksesnya Pemilu bukan hanya bersandar pada integritas penyelenggaraan Pemilu dan peserta Pemilu semata. Namun, harus didukung pula oleh seluruh pemangku kepentingan Pemilu demi terciptanya sinergitas yang kuat dan saling berkesinambungan.
    Namun sebelum pengumuman resmi KPU, saat ini kita telah disodorkan hasil hitung cepat versi berbagai lembaga survey. Hasil hitung cepat lembaga Survey merupakan hasil sementara yang menjadi gambaran sementara situasi dan kondisi pemilihan, bukan hasil nyata dari pemilihan tersebut,sehingga masyarakat harus bersabar menunggu hasil hitung resmi manual KPU. Kita harapkan nantinya masyarakat para pendukung calon anggota legislative dan dan parpol dapat berbesar hati menerima apapun hasil penghitungan KPU, walau hasil hitung KPU berbeda dengan hasil hitung cepat lembaga survey. Hal ini harus dapat dipahami oleh semua komponen, dan apabila ada ketidakpuasaan agar diselesaikan secara hukum melalui Mahkamah Konstitusi ( MK) jangan direspon dengan emosi apalagi dengan melakukan tindakan anarkis/pelanggaran hukum.
    Peran para Calon dan Parpol tetap terus diperlukan guna memberikan pemaham yang baik dan cerdas kepada para konstituen agar tidak adanya tindakan tindakan yang dapat menimbulkan keresahan dalam masyarakat (konflik). KPU sebagai penyelenggara Pemilu harus benar benar bersikap adil dan jujur, jangan ada tindakan memainkan suara kandidat demi memenangkan kandidat tertentu, karena hal terrsebut akan menimbulkan konflik di akar rumput dan mengganggu kondusifitas pemilu yang sudah berjalan dengan baik. Bawaslu dan DKPP juga harus mengawasi kerja KPU agar tidak ada kecurangan yang terjadi.
    Yang terakhir kita harapkan media massa dapat menjadi media edukasi yang positif dan sehat bukan sebaliknya menjadi alat propaganda dan provokasi dalam masyarakat, kita harapkan media masa dapat menjadi alat pencerah dalam masyarakat sehingga ikut berkontribusi menciptakan pemilu yang sehat, dan demokrasi, kita harus optimis bahwa pemilu 2014 ini akan melahirkan wakil wakil rakyat kita bersama yang lebih baik dan dapat diandalkan serta di harapkan menjaga keutuhan NKRI.
    Ini patut diperhatikan seoptimal mungkin dan perlu dijaga keutuhannya. NKRI tentunya tidak terbentuk bukan percuma, tapi membutuhkan perjuangan yang luar biasa. Oleh sebab itu NKRI tentunya harus dipertahankan dibarengi dengan pandangan politik yang didasari dengan pemikiran jangka panjang. Keberagaman di negara ini bukanlah alasan untuk melahirkan perpecahan. Perbedaan suku, budaya, bahasa, latar belakang semestinya dijadikan pelengkap yang juga merupakan kekayaan yang belum tentu dimiliki bangsa lain. Bangsa ini tentunya mempunyai segudang harapan akan terwujudnya perdamaian. Pandangan politik berbeda tapi sehat sangat dibutuhkan untuk mengusung sebuah keputusan yang paling baik bagi bangsa ini. Ia yang mendapatkan suara dan akhirnya akan memegang kekuasaan harus sadar bahwa masyarakat banyak yang bergantung padanya sehingga kepercayaan tersebut diemban dengan sebaik baiknya dan tidak diciderai oleh berbagai tindakan yang membuat bangsa ini menjadi terpuruk.


    Files Download :

Related Posts