Minggu, 18 November 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Pemilu 2014 Harus Penuhi Kriteria "Integritas"

  • Terkait pelaksanaan pemilu pada April mendatang, Transparency International Indonesia (TII) menilai bahwa untuk diterima secara bulat, maka pemilu harus memenuhi kriteria integritas.

    "Pemilu membutuhkan suatu kinerja kelembagaan pemilu yang professional, independen dipercaya publik. Konsep kepercayaan publik sebenarnya berada pada penghujung pelaksanaan sistem berintegritas," kata Direktur Program TII, Ibrahim Fahmi Badoh saat melakukan diskusi "Integritas Keuangan Kandidat Pada Pemilu 2014" di Jakarta, Minggu (23/2).

    Ibrahim mengatakan, Sistem integritas menurutnya memiliki beberapa indikator penting, di antaranya, akuntabilitas, sistem etik, dan penegakan etika penyelenggara negara dan kompetisi.

    Sejak pemilu 2004, tambah Ibrahim, korupsi politik terus membayangi Indonesia. Mengacu pada standar Ethical and Professionals Administration of Elections yang dikeluarkan oleh Institute for Democracy and Electoral Assistance (IDEA), korupsi menjadi bagian dari penjelasan asas setara (fairness) yang merupakan dasar legitimasi pemilu.

    "Saya kira dari tahun 2004 kita semua tidak pernah berhenti dirundung dari kasus korupsi politik," ungkapnya.

    Menurutnya, korupsi dalam penyelenggaraan pemilu adalah praktek transaktif yang melanggar hukum atau mengabaikan azas keadilan di dalam pemilu.

    "Menciptakan mekanisme pencegahan terhadap praktek korupsi di dalam pemilu adalah keperluan yang sangat mendesak," tambahnya.

    Penerapan transparansi, akuntabilitas dan partisipasi publik yang lebih besar menjadi salah satu solusi yang harus diterapkan agar praktek korupsi politik dapat dihindari.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Pemilu 2014, Target Teroris

    Terorisme di Indonesia bak amoeba yang dengan cepatnya membelah diri sehingga terus berkembang dan bertambah banyak. Itu sebabnya, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap ancaman…
  • sample9

    Inilah 14 Kerawanan Pemilu 2014

    Lembaga Indonesian Parliamentary Center menyebutkan 14 kerawanan yang harus diwaspadai dalam penyelenggaraan Pemilu Legislatif 2014. "Ada 14 potensi kerawanan yang dapat mengganggu kualitas penyelenggaran Pemilu Legislatif 2014," kata Sulastio…
  • sample9

    JPPR Harapkan Partisipasi Masyarakat Pantau Pemilu 2014

    Deputi Internal Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR), Masyukurudin Hafidz mengatakan media sosial selama ini cukup efektif dalam penyebaran informasi dan pemantauan pemilu. Diharapkan melalui media sosial juga bisa memberi…
  • sample9

    Pengamat: Caleg Muda Meriahkan Pemilu 2014

    Pengamat bidang sosial politik, Ihsanudin Husin berpendapat, kehadiran calon anggota legislatif dari kalangan muda, sangat bagus untuk memeriahkan Pemilu 2014."Apalagi kalau calon anggota legislatif (caleg) muda tersebut memiliki kualitas dan…