Senin, 24 September 2018 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Capres Alternatif dari Generasi Pasca Reformasi

  • Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima), Ray Rangkuti mengemukakan jika merujuk pada nama, maka akan kesulitan menyebutkan siapa bakal calon presiden (Capres) yang ideal saat ini.

    Alasannya, isu pemilu 2014 sudah dapat dibaca yakni kebutuhan masyarakat soal kualitas pelaksanaan pemerintahan bersih, efesien dan transparan.

    Masyarakat berkeyakinan dengan pemerintahan yang bersih dan transparan akan menyumbang terwujudnya kesejahteraan rakyat. Hal itu menjadi alasan isu-isu anti korupsi berdampingan erat dengan isu kesuksesan pemilu.

    "Tentu saja partai dan kandidat calon presiden (Capres) yang memiliki figur seperti tuntutan ini yang akan banyak menyedot partisipasi masyarakat untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS)," kata Ray di Jakarta, Jumat (14/2).

    Ia menegaskan, jika bicara kriteria seperti itu, maka figur-figur tersebut besar kemungkinan ditemukan pada generasi baru politik pasca reformasi. Secara umum, mereka lebih menawarkan pengelolaan pemerintahan yang bersih.

    Alasannya, sekalipun tak sepenuhnya bersih dari budaya politk Orde Baru (Orba), tetapi mereka lebih bisa berjarak. Kedua, budaya politik mereka merupakan campuran budaya politik Orba dan reformasi.

    Ketiga, dalam budaya poltik reformasi, tabiat korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) mulai terkisis. Keempat, kemandirian juga menjadi ikon dari generasi ini, termasuk di dalamnya kemandirian ekonomi.

    "Faktor-faktor inilah sedikit banyak membantu generasi lanjutan reformasi ini sedikit banyak memberi harapan bagi perbaikan kwalitas Indonesia di masa depan," ujarnya.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Capres Harus Punya Visi Perubahan Pendidikan

    Budayawan, Benny Susetyo, mengatakan calon presiden (capres) yang akan maju pada bursa Pemilihan Umum Presiden, 9 Juli 2014, harus mempunyai visi perubahan pada bidang pendidikan.Menurut Benny, selama ini pendidikan di…
  • sample9

    Banyak Pasangan Capres, Giring Rakyat Gunakan Rasionalitas

    Pakar Hukum Tata Negara, Andi Irmanputra Sidin mengatakan, putusan Mahkamah Konstitusi No 108/PUU XI/2013 yang menolak permohonan Yusril Ihza Mahendra miliki alasan rasional karena sebelumnya perkara sejenis sudah beberapa kali…