Rabu, 20 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Kesbangpolinmas Kubu Raya Sosialisasikan Tahapan Pemilu

  • Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Kesbangpol dan Linmas melakukan sosialisasi terkait tahapan Pemilu 2014 dan aturan yang telah ditetapkan oleh KPU dan Panwaslu.

    "Sosialisasi ini sudah kita lakukan sejak pertengahan Januari dan kami mengunjungi setiap DPC partai yang ada di Kubu Raya. Seperti, hari ini melakukan kunjungan ke PDC Hanura, yang menjadi bentuk sosialiasi kami terhadap para caleg maupun Ketua DPC Hanura," kata Kepala Kesbangpol dan Linmas Kubu Raya, Muhammad Yasin di Sungai Raya, Kamis.

    Dia menjelaskan dalam sosialisasi itu, pihaknya menyampaikan beberapa informasi tentang proses tahapan pemilu 2014 ini. Dimana berdasarkan undnag-undang yang ada terpada beberapa larangan dan beberapa hal yang juga tidak dilarang dalam tahapan pemilu 2014.

    "Jadi kami ke DPC Hanura ini hanya ingin menyampaikan hal-hal penting pada proses Pemilu 2014 ini. Misalnya pemasangan atribut parpol maupun caleg itu ada wilayah yang diperbolehkan dan ada juga yang tidak diperbolehkan," tuturnya.

    Sejauh ini, lanjut Yasin, pihaknya melihat masih banyak parpol dan caleg yang tidak memperhatikan hal-hal seperti itu. Maka dari itu pihaknya meminta agar para parpol dan caleg menuruti segala aturan yang sesuai dengan undang-undangan yang ada pada Pemilu 2014.

    Di tempat yang sama, Sekjen Partai Hanura Kabupaten Kubu Raya Edi Suhairul mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik sosialisasi terkait Pemilu 2014. "Pada intinya kami sebagai parpol sudah seharusnya patuh akan aturan yang telah ditetapkan pada Pemilu 2014," ujarnya.

    "Kesbangpol pada kesempatan kali ini mengingatkan kami akan hal-hal yang diperbolehkan dalam undang-undang pada pemilu 2014 ini maupun yang tidak diperbolehkan," katanya.

    Edi mengatakan sejauh ini parpol maupun caleg Hanura belum pernah melakukan pelanggaran atribut kampanye, karena DPC Hanura telah mengimbau kepada seluruh calegnya untuk tidak memasang atribut kampanye di luar jadwal yang ditentukan maupun di beberapa zona-zona terlarang utnuk pemasangan atribut kampanye.

    Saat disinggung mengenai persiapan Partai Hanura dalam mengahadapi Pemilu 2014 ini, Edi pun menyatakan, sejak ditetapkan menjadi caleg, seluruh caleg dari Partai Hanura diminta baik dari pusat maupun di tingkat provinsi dan kabupaten untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat secara langsung, serta diminta untuk menyebar ke seluruh wilayah yang berpotensi suara Hanura bisa didapatkan.

    "Jadi Hanura tidak banyak memasang atribut di jalan-jalan, melainkan fokus melakukan pendekatan secara langsung kepada masyarakat. Makanya di beberapa tempat tidak banyak atribut Hanura," tuturnya.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Pemilu 2014, Target Teroris

    Terorisme di Indonesia bak amoeba yang dengan cepatnya membelah diri sehingga terus berkembang dan bertambah banyak. Itu sebabnya, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap ancaman…
  • sample9

    Inilah 14 Kerawanan Pemilu 2014

    Lembaga Indonesian Parliamentary Center menyebutkan 14 kerawanan yang harus diwaspadai dalam penyelenggaraan Pemilu Legislatif 2014. "Ada 14 potensi kerawanan yang dapat mengganggu kualitas penyelenggaran Pemilu Legislatif 2014," kata Sulastio…
  • sample9

    JPPR Harapkan Partisipasi Masyarakat Pantau Pemilu 2014

    Deputi Internal Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR), Masyukurudin Hafidz mengatakan media sosial selama ini cukup efektif dalam penyebaran informasi dan pemantauan pemilu. Diharapkan melalui media sosial juga bisa memberi…
  • sample9

    Pengamat: Caleg Muda Meriahkan Pemilu 2014

    Pengamat bidang sosial politik, Ihsanudin Husin berpendapat, kehadiran calon anggota legislatif dari kalangan muda, sangat bagus untuk memeriahkan Pemilu 2014."Apalagi kalau calon anggota legislatif (caleg) muda tersebut memiliki kualitas dan…