Rabu, 20 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Pemilu 2014 Episode Terakhir Transisi Demokrasi

  • Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Husni Kamil Manik mengatakan dalam konsolidasi nasional penyelenggara pemilu yang dilaksanakan 4 hingga 6 Februari 2013, KPU telah menekankan tekad menjadikan pemilu 2014 jadi pemilu berkualitas. Diharapkan, Pemilu 2014 jadi episode terakhir transisi demokrasi di Indonesia.

    "Pemilu 2014 diharapkan jadi episode terakhir transisi demokrasi di Indonesia. Setelah 2014 kita harus masuki demokrasi yang modern, menghadirkan kesejahteraan, keadilan, bangsa dan berperan aktif dalam tata kelola dunia," ujarnya dalam sambutan pembukaan konsolidasi nasional di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Selatan, Selasa (4/2).

    Pada kesempatan itu, Husni juga menekankan bahwa, menghadirkan pemilu yang jujur dan adil sesuai dengan harapan rakyat adalah tugas utama penyelenggara pemilu. Oleh karenanya, tegas Husni diharapkan pennyelenggara pemilu tak menggadaikan kepercayaan dan amanah tersebut dengan kepentingan sesaat dan bahkan individual.

    "Saya mengingatkan penyelenggaraan pemilu ini tidak hanya akan kita pertanggungjawabkan kepada rakyat dan generasi ini tapi juga kepada generasi yang akan datang. Penyelenggaraan pemilu 2014 akan jadi pembuktian nasionalisme kita," paparnya.

    Upaya mewujudkan pemilu jurdil, papar Husni, bukan sekedar menjaga otensitas suara rakyat tetapi menjadikan Indonesia menjadi rujukan dunia dalam praktek demokrasi yang bermartabat.

    "Disinilah pentingnya konsolidasi nasional untuk dua hari ke depan. Acara ini bukan sekedar meningkatkan profesionalitas teknis penyelenggara pemilu, tetapi juga menyegarkan dan menegakan pemilu kita dalam melaksanakan demokrasi. Kita sedang memikul sejarah modern, dan berdemokrasi secara modern, kita sedang mencoba mengakhiri pancaroba demokrasi menuju tata kelola demokrasi yang terkonsolidasi," beber Husni.

    Lebih lanjut Husni mengatakan bahwa sukses penyelenggaraan pemilu bukan hanya ditentukan KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan peserta pemilu namun juga partisipasi masyarakat sebagai pemilih.

    Oleh karenanya, Husni mengajak, dimulai dari penyelenggara pemilu, menggelorakan tekad profesionalitas, independensi dan integritas menjadi nilai dasar yang senantiasa terpatri ketika melaksanakan tugas dan tanggungjawab.

    "Kita memililki imajinasi besar menjadikan pemilu 2014 demokrasi yang bermartabat, dan ini bisa sirna kalau kita tak memiliki komitmen moralitas dan integritas yang kuat. Ikhtiar kita harus dibarengi tawakal dan berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa agar tetap berkoridor dalam UU dan menjadi pemilu tersukses dalam sejarah RI," imbuhnya.

    Sekretaris Jenderal KPU, Arif Rahman Hakim menambahkan, tujuan utama KPU melakukan konsolidasi nasional ini tak lain untuk melihat kesiapan KPU sebagai penyelenggara pemilu dalam menyiapkan pemilu yang berkualitas.

    "Besok kami akan bahas permasalahan-permasalahan dan solusi-solusi yang kita butuhkan dalam pelaksanaan pemilu 2014. Untuk diketahui, yang hadir hari ini adalah 3300 patirot KPU dari 33 KPU Provinsi, dan 497 KPU Kabupaten/kota," katanya.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Pemilu 2014, Target Teroris

    Terorisme di Indonesia bak amoeba yang dengan cepatnya membelah diri sehingga terus berkembang dan bertambah banyak. Itu sebabnya, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap ancaman…
  • sample9

    Inilah 14 Kerawanan Pemilu 2014

    Lembaga Indonesian Parliamentary Center menyebutkan 14 kerawanan yang harus diwaspadai dalam penyelenggaraan Pemilu Legislatif 2014. "Ada 14 potensi kerawanan yang dapat mengganggu kualitas penyelenggaran Pemilu Legislatif 2014," kata Sulastio…
  • sample9

    JPPR Harapkan Partisipasi Masyarakat Pantau Pemilu 2014

    Deputi Internal Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR), Masyukurudin Hafidz mengatakan media sosial selama ini cukup efektif dalam penyebaran informasi dan pemantauan pemilu. Diharapkan melalui media sosial juga bisa memberi…
  • sample9

    Pengamat: Caleg Muda Meriahkan Pemilu 2014

    Pengamat bidang sosial politik, Ihsanudin Husin berpendapat, kehadiran calon anggota legislatif dari kalangan muda, sangat bagus untuk memeriahkan Pemilu 2014."Apalagi kalau calon anggota legislatif (caleg) muda tersebut memiliki kualitas dan…