Selasa, 19 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Warga Baduy Siap Sukseskan Pemilu 2014

  • Warga Baduy yang tinggal di Pegunungan Kendeng di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, siap mengikuti Pemilihan Umum 2014.

    "Kami siap menyukseskan pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden dan tidak ada larangan adat," kata seorang pemuka adat Baduy yang juga Kepala Desa Kanekes Jaro Daenah di Lebak, Selasa (14/1).

    Ia mengatakan sebagai warga negara yang baik tentunya mendukung pemilu karena pesta demokrasi itu untuk menentukan nasib bangsa pada masa mendatang.

    Ia menjelaskan bahwa bangsa Indonesia tentu membutuhkan pemimpin yang berkualitas dan bisa menyejahterakan rakyat, melalui pesta demokrasi itu.

    Oleh karena itu, pihaknya mengajak masyarakat Baduy agar menyukseskan pemilu legislatif dan pemilu presiden.

    Masyarakat Baduy, katanya, sudah mengikuti simulasi yang digelar oleh KPU Provinsi Banten dan Kabupaten Lebak.

    Saat ini, katanya, tingkat kesalahan warga dalam pencoblosan kartu suara sudah semakin berkurang karena mereka telah mengikuti simulasi itu.

    "Kami meminta masyarakat Baduy yang akan mencoblos surat suara pada pemilihan legislatif agar teliti untuk menghindari kesalahan," ujarnya.

    Ketua Wadah Musyawarah Masyarakat Baduy (Wammby) Kasmin Saelani mengatakan komunitas adat Baduy siap menyukseskan pelaksanaan program pemerintah melalui aspirasi Pemilu 2014.

    Masyarakat Baduy, katanya, harus menjadikan contoh pada Pemilu 2014 agar tingkat kesalahan pencoblosan kartu suara relatif kecil.

    Selama ini, katanya, masyarakat Baduy kuat memegang kepercayaan adat dan budaya, serta patuh terhadap tetua ataupun pemimpin agama.

    Oleh karena itu, katanya, dengan keikutsertaan warga Baduy dalam Pemilu 2014, hal tersebut menjadi keberhasilan semua pihak, termasuk aparat kecamatan, desa, pemerintah daerah, serta KPU.

    "Saya yakin pemilu di Baduy dipastikan tingkat kesalahan sangat kecil," katanya.

    Ketua KPU Kabupaten Lebak Agus Sutisna mengatakan pihaknya sudah beberapa kali menggelar simulasi Pemilu 2014 di kawasan suku pedalaman, Baduy, guna meningkatkan partisipasi warga di daerah itu.

    Ia menjelaskan bahwa simulasi tersebut untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pemilu.

    Jumlah masyarakat Baduy yang masuk daftar pemilih tetap, tercatat 7.296 jiwa, sedangkan warga yang mengikuti simulasi 150 jiwa.

    "Kami yakin tingkat partisipasi hak suara masyarakat Baduy pada pesta demokrasi lima tahunan itu cukup tinggi," katanya.


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Pemilu 2014, Target Teroris

    Terorisme di Indonesia bak amoeba yang dengan cepatnya membelah diri sehingga terus berkembang dan bertambah banyak. Itu sebabnya, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap ancaman…
  • sample9

    Inilah 14 Kerawanan Pemilu 2014

    Lembaga Indonesian Parliamentary Center menyebutkan 14 kerawanan yang harus diwaspadai dalam penyelenggaraan Pemilu Legislatif 2014. "Ada 14 potensi kerawanan yang dapat mengganggu kualitas penyelenggaran Pemilu Legislatif 2014," kata Sulastio…
  • sample9

    JPPR Harapkan Partisipasi Masyarakat Pantau Pemilu 2014

    Deputi Internal Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR), Masyukurudin Hafidz mengatakan media sosial selama ini cukup efektif dalam penyebaran informasi dan pemantauan pemilu. Diharapkan melalui media sosial juga bisa memberi…
  • sample9

    Pengamat: Caleg Muda Meriahkan Pemilu 2014

    Pengamat bidang sosial politik, Ihsanudin Husin berpendapat, kehadiran calon anggota legislatif dari kalangan muda, sangat bagus untuk memeriahkan Pemilu 2014."Apalagi kalau calon anggota legislatif (caleg) muda tersebut memiliki kualitas dan…