Sabtu, 23 Maret 2019 | Selamat Datang di Website Kesbangpol...
 
 

Tipe pemilih & pengaruhnya terhadap Pemilu 2014

  • Pengamat Politik Burhanuddin Muhtadi menilai, ada beberapa tipe atau kelompok pemilih yang bisa mempengaruhi partisipasi masyarakat pada Pemilu 2014 mendatang.

    Menurutnya, pemilih dengan tipe apatis kecenderungannya sudah tak lagi percaya dengan lembaga politik seperti partai politik. Selain itu, pemilih kategori ini terpengaruh juga oleh wakilnya di pemerintahan.

    "45,1 persen ini tantangan golput. Golputnya kecenderungannya apatis," kata Burhanuddin, di Kuningan, Jakarta, Kamis (19/12/2013).

    Selanjutnya, kata Burhan, pemilih dengan tipe setia. Pada tipe ini, jelas dia, pemilih cenderung masih membuka harapan terhadap perubahan. Bahkan, kepercayaan terhadap intitusi politik masih ada dan masih membuka kecenderungan menerima pengaruh-pengaruh politik.

    "Political interest yang tinggi juga tapi jumlahnya 17 persen," ujarnya.

    Berikutnya, tipe pemilih teralienasi. Untuk tipe ini, kepercayaan pemilih terhadap intitusi politik rendah. Tapi, tak menutup diri terhadap pengaruh politik.

    "Mereka trust terhadap institusi rendah, tapi political interest dia tinggi," ucapnya.

    Yang terakhir, tambah Burhan, pemilih dengan tipe naif. Pada masyarakat ini, kecenderungan tipe pemilih seperti ini tidak tertarik pada dunia politik. Tetapi, menaruh harapan perubahan yang sangat besar terhadap pemilu. 

    "Pemilih ini jumlahnya 28,1 persen," imbuhnya. 


    Files Download :

Related Posts

  • sample9

    Pemilu 2014, Target Teroris

    Terorisme di Indonesia bak amoeba yang dengan cepatnya membelah diri sehingga terus berkembang dan bertambah banyak. Itu sebabnya, Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap ancaman…
  • sample9

    Inilah 14 Kerawanan Pemilu 2014

    Lembaga Indonesian Parliamentary Center menyebutkan 14 kerawanan yang harus diwaspadai dalam penyelenggaraan Pemilu Legislatif 2014. "Ada 14 potensi kerawanan yang dapat mengganggu kualitas penyelenggaran Pemilu Legislatif 2014," kata Sulastio…
  • sample9

    JPPR Harapkan Partisipasi Masyarakat Pantau Pemilu 2014

    Deputi Internal Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR), Masyukurudin Hafidz mengatakan media sosial selama ini cukup efektif dalam penyebaran informasi dan pemantauan pemilu. Diharapkan melalui media sosial juga bisa memberi…
  • sample9

    Pengamat: Caleg Muda Meriahkan Pemilu 2014

    Pengamat bidang sosial politik, Ihsanudin Husin berpendapat, kehadiran calon anggota legislatif dari kalangan muda, sangat bagus untuk memeriahkan Pemilu 2014."Apalagi kalau calon anggota legislatif (caleg) muda tersebut memiliki kualitas dan…